Melihat lebih dekat Smarthphone terbaru dari Huawei


Sumber foto : Youtube Huawei Mobile

MUNICH,Huawei kali ini membuat terobosan baru di duo model polsel terbarunya, Mate 30 dan Mate 30 Pro, dalam acara peluncuran yang digelar di Munich, Jerman, Kamis (19/9/2019). Kedua perangkat yang merupakan anggota lini smartphone teratas dari Huawei ini memiliki desain mirip dengan layar berponi dan empat kamera belakang yang tersusun di dalam modul berbentuk melingkar.

Sumber foto : Youtube Huawei Mobile


Meski begitu, seperti model-model sebelumnya, ada sejumlah perbedaan di antara Huawei Mate 30 dan Mate 30 Pro. Layar Huawei Mate 30 Pro berukuran 6,53 inci (2.400 x 1.176 piksel, 18,5:9) dengan desain “Horizon Display” yang melengkung di sisi kanan dan kiri.Sementara Mate 30 mengusung layar berukuran sedikit lebih besar, yaitu 6,62 inci (2.340 x 1.080 piksel, 19,5:9) inci tapi tidak melengkung di kedua sisinya (flat). Huawei turut membekali Mate 30 Pro dengan sensor pendeteksi gestur gerakan tangan di udara untuk mengontrol beberapa fungsi ponsel seperti melakukan screenshot dan scrolling.

Huawei Mate 30 Pro. Layar ponsel ini melengkung di sisi kiri dan kanan, berbeda dari Mate 30 yang hanya rata. Bagian poni di Mate 30 Pro juga lebih lebar karena memuat lebih banyak komponen, termasuk pendeteksi gestur tangan.

Begitu pula dengan jumlah kamera, Mate 30 hanya mempunyai tiga kamera (kamera utama, ultra wide, dan tele). Sementara Mate 30 Pro mempunyai empat kamera, yaitu SuperSensing Camera, Cine Camera, kamera dengan lensa tele, dan kamera 3D Depth Sensing.

Namun jika dilihat dari segi jeroan, kedua ponsel ini relatif tak punya perbedaan yang mencolok. Kecuali kapasitas baterai Mate 30 Pro yang lebih besar, yaitu 4500 mAh berbanding 4200 mAh. Keduanya pun mempunyai kemampuan charging yang sama, yaitu 40W ketika menggunakan kabel, 27W untuk nirkabel, dan juga mendukung wireless reverse charging.

System on a Chip (SoC) yang dipakai di kedua ponsel ini adalah Kirin 990, dengan CPU terdiri dari 2 buah Cortex-A76 (2,86GHz), 2 buah Cortex-A76 (2,09 GHz), dan 4 buah Cortex-A55 (1,86GHz). Lalu GPU-nya memakai Mali G76.


Kelebihan:
Klebihan yang sangat mencolok terlihat RAM dan Memori yang sangat besar,Kapasitas RAM keduanya sama, yaitu 8GB, namun storage Mate 30 Pro lebih besar, yaitu 256GB, dan Mate 30 storagenya hanya 128GB, Dengan memori yang sangat besar tersebut, dengan mudah kita melakukan aktifitas fotography, game yang sangat berat,seperti PUG,Mobile Legend,Fell Fire,dan game berat lain nya,semua game pasti akan berjalan dengan sangat lancar, karena bawaan dari Mate 30 yang memiliki spesifikasi di atas rata-rata.


Beberapa Kekurangan:
Sangat di sayangkan dengan  spek yang sangat bagus itu tak didukung oleh OS yang normal seperti lazimnya ponsel Android lain. Baik Mate 30 maupun Mate 30 Pro memang menggunakan EMUI10 yang berbasis pada Android 10, namun sayangnya tak mempunyai sertifikasi dari Google yang membuat mereka tak bisa menggunakan Google Mobile Services (GMS), alias aplikasi-aplikasi utama Google, seperti Maps, Play Store, dan sejenisnya.
"Kami tak bisa menggunakan inti Google Mobile Services, kami hanya bisa menggunakan Huawei Mobile Services. Hal itu dikarenakan pemblokiran oleh pemerintah AS yang membuat ponsel ini tak bisa disertai dengan inti GMS, kami terpaksa menggunakan inti HMS dan menjalankan galeri aplikasi Huawei di seri Mate 30," disampaikan Richard Yu dalam acara peluncuran tersebut. Harapan kami sebagai penggunan nanti nya,Huawei khusus nya bias menggunakan lagi layanan Google ,seperti Maps,Play Store,dan sejenisnya, karena akan menambah kemudahan kami selaku pengguna Mate 30 Pro ini.


Soal harga, Huawei membanderol Mate 30 dengan konfigurasi 8GB/128GB dengan harga 799 euro atau sekitar Rp 12 jutaan, dan Mate 30 Pro dengan konfigurasi 8GB/256GB seharga 1.099 euro atau sekitar Rp 17 jutaan.

0 komentar

Post a Comment